Biru

:)

paling enak pakai headphone

Lima tahun.
Aku dan Kamu.
scroll, tap, atau tekan β†’
Aku mengenalmu lewat seseorang.
Kita dekat tanpa pernah merencanakannya: teman bermain, teman bercerita, teman menertawakan hal-hal kecil.
Aku nyaman di dekatmu.
Tapi waktu itu, belum ada apa-apa.
sungguh.
I

Kenal

awal mula

Lalu jalan kita bercabang. Hari-hari tak lagi sama, dan obrolan kita pelan-pelan meredup...
πŸ’¬πŸ˜‚πŸ€βœ¨πŸ˜­πŸ™ˆ
K
kamu
online
membalas story-mu
ih ini di mana?
rahasia 😌
yaudah aku mau cerita deh
cerita apa?
panjang. siap-siap ya
…sampai kamu membalas story-ku. Lalu hampir setiap hari, kita saling curhat lagi.
II

Story

jarak pertama

Tanpa status. Tanpa nama. Tapi kalau dikumpulkan, kalimat-kalimatmu dulu seperti ini:
bener-bener terimakasihhh sebanyak-banyaknyaserius, gak boongaku gatau harus bales kebaikanmu gimana selain ucap terimakasihaku seneng bangetbanyak kenangan lama yang aku temuin kemarinmaaf kalau ngobrol bareng aku sekarang udah gak seasik dulumy introvertness has gained over 80%maaf juga kalo sepanjang waktu aku lebayohmygoodnessI CANT TAKE IT PLSSSWHATTT?!?!?!literally in loveOMGMAKASIH BANYAK BANYAK!!I DIDN'T EXPECT THISsemoga pengalaman pertamamu kemarin gak mengecewakan(PLS JUST SAY 'I DO'!)
β€œi had so much fun yesterday”
β€œit was the best day ever this month or even this year???”
β€œYOURE AMAZING! HAVE A GOOD DAY!!”
β€œahhhhh suka banget sumpah”
Kita tidak pernah menyebutnya apa-apa.
Tapi kita sedekat itu.
III

Dekat

tanpa status

K
kamu
online
sedang mengetik…
online
kamu mau ga jadi pacar aku?βœ“βœ“
jawabnya nanti ya. pas ketemu langsung
Hari itu hujan.
Kita batal bertemu.
IV

Pertanyaan

suatu malam

kamu mau ga jadi pacar aku?
Dan entah kenapa, pertanyaan itu tak pernah kita bahas lagi.
kalender
hari itu
1 / 4
kalender
sebulan
2 / 4
kalender
setahun
3 / 4
kalender
dua tahun
4 / 4
kemudian
V

Menggantung

lalu waktu berjalan

Seminggu itu, tanpa direncanakan, kita selalu bertemu setiap malam.
Puncaknya, malam purnama di dataran tinggi: bulan yang terasa begitu dekat, kesenian, jajanan tradisional, dan kita.
Di perjalanan pulang, aku bercanda:
β€œCewek-cewek lain pada meluk cowoknya, kok kamu engga?”
Kamu menolak. Tegas, sambil tertawa.
Seminggu ini aku selalu bahagia bareng kamu.
Kenapa ga dibikin selamanya aja?
VI

Purnama

malam di dataran tinggi

akuKamu inget ga? Dulu ada pertanyaan yang belum kamu jawab.
kamuApa?
akuDulu aku nanya, β€˜kamu mau ga jadi pacar aku?’ Kamu pengen jawab langsung, tapi kita ga jadi ketemu karena hujan.
kamuOhhh… iya kah.
akuIya.
…
akuJadi, apa jawabannya?
kamuAAAHHHH!
kamuKenapa kamu mau sama aku? Aku sering ilang-ilangan. Aku egois. Aku sering bikin kamu nangis.
Aku lupa jawabanku malam itu. Yang kuingat cuma bulan, dan jantungku.
Kamu turun dari motor. Mendekat. Berbisik:
aku mau
…lalu berlari masuk ke rumah.
VII

Aku mau

perjalanan pulang

Setelah malam itu, chat-mu berubah.
ungggggg21.28
yanggg21.28
ayaaanggg21.28
sayangku cintaku duniaku semestaku21.28
sayaaaaangg21.28
Suatu hari kamu mengajakku ke tempat pelarianmu, tempat kamu biasa menyendiri.
β€œJangan ajak cewek lain ke sini ya.”
Sederhana.
Tapi hari itu aku merasa menang kecil:
aku sudah jadi bagian dari duniamu.
VIII

Pelarian

tempatmu menyendiri

Lalu kamu hilang. Beberapa hari. Tidak bisa dihubungi.
K
kamu
terakhir dilihat beberapa hari lalu
Hari 1
kamu di mana?βœ“
Hari 2
kamu baik-baik aja kan?βœ“
Hari 3
aku khawatirβœ“
Hari 4
kabarin ya kalau sempatβœ“
Kupikir, ah, kamu memang sering ilang-ilangan.
β€œAku sering ilang-ilangan.”
Kamu sendiri yang bilang.
IX

Hilang

beberapa hari

Lalu kamu kembali. Membawa bom waktu.
K
kamu
sedang mengetik…
online
di hatiku masih ada orang lain. aku ga mau curangi kamu.
Kamu tidak meminta putus.
Kamu memutuskan.
X

Pesan

bom waktu

Aku tidak percaya.
Dulu kita juga begini, kan?
awal
reply story
hujan
purnama
pelarian
dekatmenjauhdekat lagi
Tapi kali ini lingkarannya putus.
Kamu benar-benar berubah.
Suatu hari aku kembali ke tempat pelarianmu. Sendirian.
β€œJangan ajak cewek lain ke sini ya.”
Tempatnya masih sama.
Kamu yang tidak.
XI

Siklus

dekat, menjauh, dekat lagi

Caramu pergi tetap salah.
Tapi lima tahun itu nyata.
Aku memaafkanmu.

Subuh

melepaskan